Crocodylus Genitrus Daratensis alias Buaya Darat
Juni 13, 2007
Jujur saja, istilah dalam konotasi tertentu ini bukan sebuah rahasia lagi, melainkan suatu fenomena yang umum terjadi di masyarakat, dan tidak mengenal suku, agama, budaya, kewarganegaraan dan jenis kelamin. Hehehe.
Menurut “pengertian masyarakat” bahwa konotasi negatif tersebut berarti dia ataupun seseorang itu harus dijauhi dan kita harus bersikap hati – hati kalau tidak mau kehilangan “hati dan harga diri”. Uang hilang bisa dicari, Gigi patah bisa di ganti, tetapi kalau hati dan harga diri yang hilang, bagi sebagian orang mungkin alamat gila atau stress, atau bisa juga menjadi “dendam yang tidak pernah padam”. Apakah anda sependapat dengan saya? Atau anda memiliki pendapat sendiri?
Terus terang sampai saat ini aku gak ngerti apa sih hubungannya antara Crocodylus Genitrus Daratensis dengan pria – pria (atau wanita – wanita?) yang punya “kebiasaan” mengembangkan “sayap” atau dengan istilah sedikit kasar (maaf) “Perayu Gombal”. Entah darimana dan kapan istilah ini dimulai sehingga kata Buaya Darat menjadi kata penghalus atau simbol untuk individu yang memiliki kebiasaan tersebut? Adakah pembaca yang bisa membantu memberikan pencerahan?
Menyimak sebuah iklan rokok di media televisi ataupun media cetak yang dengan begitu jujur mengungkapkan fenomena ini, saya sering tersenyum sendiri, karena saya yakin bahwa banyak orang yang sudah pasti berpikiran sama dengan saya. Tentu anda sudah menebak pikiran yang saya maksud J. Ya, pikiran tentang seseorang yang memiliki hobi merayu, kemudian berusaha memiliki, dan setelah itu mencampakkan.
Kemudian, kalau menilik dari satu baris lirik lagu grup duo yang terkenal di negeri ini bahwa “Lelaki Buaya Darat”, saya agak sedikit miris. Apakah ini karena kaum lelaki lebih banyak yang “berprofesi sampingan” sebagai Crocodylus Genitrus Daratensis? Padahal menurut saya ada juga kok kaum perempuan yang memiliki “hobi” yang sama. Ini bukan bermaksud mempertentangkan gender, tetapi hanya sekedar ingin tahu alasannya. Jadi sekali lagi, Adakah pembaca yang bisa membantu memberikan pencerahan?
Nah, mungkin kalau kita mencoba menarik sebuah garis lurus yang merupakan “pengertian masyarakat” berdasarkan istilah dan fenomena yang berhubungan dengan yang kita bahas diatas, maka hasilnya akan seperti ini:
Crocodylus Genitrus Daratensis = Buaya Darat = “Lelaki” = “Perayu”
Apakah memang benar begitu? Menurut saya sih ada benarnya dan ada juga tidak benarnya. Bagaimana menurut anda?
Technorati TAGS: wordpress, blog, blogroll, entertainment, general, information, tutorial, adobe, photoshop, handphone, linux, fedora, mandriva, suse, microsoft, office, network, technology, virus, windows, lyric, chord, tablature, niasisland, nias, island, personal, radio, communication, satellite, phone, inmarsat, thuraya, blogger, vacancies
2 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed

















1.
ruly | Juni 14, 2007 at 8:13 am
menurutku itu bisa2nya Ratu ama iklan rokok doang menangkap salah satu istilah yg jadi trend n bisa mendongkrak penjualan
kamu pikirin bener ya.. hehehe
2. Delapan Keajaiban-Ku &laq&hellip | September 20, 2007 at 12:19 pm
[...] mimpi di kejar buaya, kebeneran dapat PR dari orang yang soksangat peduli dengan keajaiban dunia. Apa ini arti dari [...]